Rimpuh
Sungguh Buana ini Rimpuh
Terlukis jelas dalam akara atma manusia
Matrik nan hirap tak tentu arah
Payoda tak lagi lirih dalam sarayu
Bak menyimak kejadian nan semu
Atma pun seketika buta dan tuli
Jagat raya seakan memberi tanda
Bahwa Anilanya tertekan masa
Tanah pun mendadak lumpuh
Seolah bercerita tentang akhir dari waktu
Buana ini Rimpuh
Seolah beranjak pada akhir yang pilu
Ku lihat, ufuknya pun mulai linu
Antariksanya berlari ricu,
Nabastala pun menangis seakan ingin menghempaskan daksanya.
Manusia...
Lupakah semua ini semu dan fana.
Lalu untuk apa benawat itu kau junjung atas kepala?
Tidakkah sukmamu terdayuh?
Melihat cakrawala yang mulai mengeluh
Bukan karna berat Daksamu ...
Namun Dosamu...
Sungguh egomu angkara,
Pedar nasehat...
(Akhir zaman)
By. Sari Sevenia Junita
MaaSyaaAllah,, tulisan yang sangat menginspirasi , teruslah berkarya , dan memberikan banyak manfaat bagi orang lain ..
BalasHapus